Rabu, 24 Desember 2008

menghadapi services exe yang dirusak virus

Buat rekan-rekan yang mempunyai pengalaman mengenai virus "Services.exe" (S besar) silahkan beri komentar seputar virus ini, sekedar sharring pengalaman aja nich buat rekan sekalian, kebetulan kejadian ini baru awal bulan ini aku alami dan menginveksi dengan mulus di PC saya :).
Bermula dengan perilaku aneh pada komputer saya, yaitu rusaknya berbagai macam file setup/executable penting yang sengaja saya buatkan back-up pada harddisk, rusak yang saya maksud disini yaitu hilangnya beberapa file pada folder installasi suatu software/driver yang ditandai dengan munculnya warning "file xxxx.xxx is missing", bahkan yang lebih extrimnya ketika saya akan menscanning harddisk dengan PC-MAV anti virus tahu-tahu file PCMAV-CLN.exe setelah di double click langsung menghilang tanpa bekas ???

Sebagai orang yang awam di dunia per-virusan kejadian ini sempat membuat panik, langsung saja saya masuk menu run "msconfig" dan pada jendela msconfig >> tab Startup, saya menemukan baris startup item "services" namun dengan url yang aneh, yaitu "C:\Windows\System32\0617152D\Services.exe", karena sepengetahuan saya file/program/service/proses windows tidak akan muncul pada tab "startup" ini, langkah kedua saya masuk ke aplikasi "task manager" dengan menekan tombol "ctrl+alt+del" dan langsung saja memeriksa satu persatu baris "item proses" dan benar saja saya menemukan dua proses services.exe (yang satu dengan huruf S besar); satu dengan user name "system" dan satu lainnya dengan user name "pc" dari sini saya menyimpulkan bahwa yang beruser name "system" adalah milik windows dan yang satunya tentu saja "penyusup" atau "virus".

Masih di task manager yang terbuka saya pilih proses yang positif penyusup tadi dan lalu saya klik tombol "End Process", apa yang terjadi adalah munculnya sebuah warning bahwasanya task manager tidak dapat meng end-kan process ini. (pusing), langkah selanjutnya saya merunut satu persatu mengikuti alamat/url dimana file virus itu berada (C:\Windows\System32\0617152D\Services.exe) dan ternyata file tersebut beratribut "hidden system" dan tentunya tidak dapat dihapus dengan cara sembarangan.

lalu saya masuk kembali ke "msconfig" dan menonkatifkan startup item virus tadi, lalu mengklik tombol "ok" dan langsung merestart pc (berharap akan hilang setelah direstart)? hasilnya virus masih bercokol di pc saya ...(Tambah Pusing).., disaat seperti inilah saya mencari solusi melalui mbah google, dan hasilnya hanya sedikit sekali yang membahas mengenai virus ini dengan beragam cara mengatasinya yang kelewat rumit dan panjang..... dari membaca pembahasan menganai virus inilah akhirnya saya mencoba berbagai cara yang saya anggap mudah, masuk akal, singkat dan tuntas....

Langkah mengatasi virus "Services.exe" versi ranggolawi :

1. Download software "hijack this" (simpan di drive pilihan anda)
2. Restart komputer anda dan tekan tombol "F8" ketika booting untuk masuk ke mode "safe mode"
3. Pada mode "safe mode", install-lah file software "Hijack this", lalu jalankan sofware tersebut.
4. Pada hijack this yang aktif klik tombol "Do a system Scan and save a log file"
5. Pada jendela yang muncul pilihlah item yang berisi url virus services.exe berada, lalu klik tombol "Fix Checked"
6. Keluar dari program "Hijack This" dan restart komputer

Setelah langkah diatas dijalankan sudah amankah komputer anda ??? belum ...., karena jejak virus masih menempel/menginfeksi di file setup/exe yang berada di komputer dan akan aktif kembali jika kita klik file setup/exe yang terinfeksi tadi.

Langkah terakhir adalah "pembersihan" pergunakanlah anti virus yang telah sukses mendeteksi virus ini yaitu "NOD 32"(rekomended) atau "AVG", setelah harddisk komputer discan dan terdeteksi virus tadi maka deletelah file setup/exe yang terdeteksi virus untuk mencegah aktif kedua kalinya sang virus.

dikutip dari

Windows Hacking Tip and Trick Computer and internet

tips memilih laptop

Dua tahun ke belakang, kalau kita lihat orang bawa laptop, emh… sepertinya keren banget dan berkelas. Tapi sekarang, seiring kemajuan teknologi, Laptop sudah bukan merupakan barang mewah lagi. Sama halnya seperti handphone, saat ini Laptop sudah menjadi kebutuhan pokok. Baik bagi pelajar, mahasiswa, ataupun kaum eksekutif.

Berbagai jenis Laptop pun bermunculan dari mulai yang murah dengan spesifikasi pas-pasan, sampai yang harganya mahal dengan spesifikasi yang high end. Nah buat anda yang punya rencana ingin membeli laptop, dan bingung menentukan pilihan, ada baiknya baca dulu tips berikut ini :

Ukuran : bagi yang sering bepergian jauh dan mengandalkan Laptop sebagai “asisten pribadi” ada baiknya anda memilih model Subnotebook dengan berat antara 3 pound atau kurang biar ringan dijinjing kemana-mana, seperti Apple’s MacAir atau Lenovo ThinkPad dengan harga berkisar $1.500 sampai $3.000. Namun jika anda lebih banyak menggunakan Laptop di rumah, sekolah atau kantor ada baik anda memilih seperti Dell Inspiron 1525, HP dv6700 atau Apple MacBook dengan berat 6-5 pound dan harga yang jauh lebih murah sekitar $800 sampai $1.200.

Operating System. Vista Vs XP. System operasi sangat penting buat mendukung aktivitas anda, karena itu sesuaikan system operasi dengan kemampuan yang anda miliki. Bila anda terbiasa memakai OS Windows XP tentu lebih bijak jika anda memilih Laptop dengan Built in Windows XP. Selain akan lebih mudah mengoperasikannya, anda pun tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dengan Laptop yang baru saja anda beli. Selain itu anda akan lebih mudah menemukan Laptop dengan Built in Windows XP dibandingkan Vista. Perlu diperhatikan juga compabilitas hardware maupun software, dimana Vista masih sering menemui masalah (tidak kompetibel) dengan dengan add-on hardware maupun softaware.

Memory : Jika anda membeli Laptop Apple, dua gigabytes sudah tersedia secara built in. Ini. Tapi bila anda ingin memakai Windows Vista maka untuk mendapatkan performa terbaik, sedikitnya anda membutuhkan tiga gigabytes memory.

Processor : untuk keperluan office sehari-hari, dual-core prosessor tentu sudah cukup baik. Lain lagi bila anda berencana memakai Laptop untuk main game, maka pilihlah prosessor yang lebih tinggi.

Storage : Jika anda ingin menjadikan Laptop sebagai komputer utama yang mendukung kerja atau aktivitas anda sehari-hari, maka 160 gigabyte hardisk lebih dari cukup. Lebih besar tentu lebih baik, tapi ada baiknya sesuaikan dengan kebutuhan anda.

Batery life : tak diragukan lagi pilihlah Laptop dengan kemampuan batery yang lama. Jangan sampai baru dipakai 1 jam, harus dicharges.

Ada berbagai macam pertimbangan untuk memilih sebuah Laptop, ketika anda berencana membeli sebuah Laptop, pikirkanlah baik-baik bagaimana dan untuk apa anda memakai Laptop. Dengan begitu anda bisa lebih focus terhadap satu atau dua pilihan saja yang terbaik buat anda.

mempercepat window xp

Windows anda semakin lambat dari hari ke hari? Tip-tips berikut akan menjadikan Windows anda lebih cepat daripada yang anda rasakan selama ini. Satu hal yang mesti diperhatikan, tips yang akan dikemukan di bawah ini mengakses jauh ke sistem windows sehingga mengandung resiko. Jadi demi mendapatkan hasil yang maksimal disarankan anda untuk berhati-hati.

1. Mempercepat Start Up

Pada menut RUN ketika msconfig, pada tab start up, hilangkan tanda centang pada program-program yang tidak ingin anda jalankan pada saat Windows dijalankan.


2. Matikan layanan yang tidak perlu

Klik ‘Start | Run’ dan buka jendela ‘Services’ dengan perintah berikut.

services.msc

klik kanan pada layanan yang tidak anda perlukan misal pada ‘Wireless Zero Configuration’, klik Propertis, klik Stop (bila layanan ini emang sedang berjalan), terus pada Start Up ubah menjadi Disable atau Manual sesuai kebutuhan anda.

3. Bersih-bersih registry

Bila registry tersumbat, Windows tidak berfungsi dengan lancar dan mulai merayap. Saatnya untuk bersih-bersih. Separah apa registry Anda terbebani dengan yang tidak perlu, tergantung jumlah program yang terinstalasi. Entri-entri mana saja yang membengkakkan registry dan melumpuhkan Windows XP? Baca penjelasan berikut.

Nilai dalam kunci-kunci Autoexec:

Program-program yang dijalankan saat start tercantum dalam subkey ‘Run’ dan ‘Run Once’ di lokasi

‘HKEY_LOCAL_MACHINE\ Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion’.

Terlalu banyak entri akan memperlambat start Windows.

Tipe file yang tak digunakan: Semua akhiran file terkait dengan aplikasi tertentu. Sebagai contoh, ‘acw’ terkait dengan wizard Help (accwiz.exe). Jika Anda tidak membutuhkannya, singkirkan akhiran ini. Tabel akhiran file dan aplikasi terkait dapat Anda lihat di www.endungen.de.

Tidak berlaku: Anda dapat melacak entri-entri yang tidak berlaku dengan RegSeeker. Saat tool memberi laporan, biasanya ia menemukan trojan atau spyware.

Links yatim-piatu: Bila program tidak menyingkirkan entri-entri dalam registry saat uninstall, Anda memiliki file-path yang tidak mengantar ke mana pun. Link semacam ini juga ditemukan oleh RegSeeker.

Singkirkan entri-entri tersembunyi dalam registry

Entri-entri tersembunyi tidak dapat ditampilkan dengan regedit maupun disingkirkan dengan cleaning-tool seperti RegSeeker. Kabarnya, tool anti-spyware yang canggih seperti ‘Hijack this’ juga gagal pada entri-entri registry yang lebih panjang dari 256 karakter dan rangkaian karakter ANSI 8 bit yang berakhiran 0.

Meneropong registry Perintah reg juga menemukan entri-entri yang dengan sengaja disembunyikan di dalam registry.

Untuk membersihkan folder Autoexec dengan tuntas, Anda membutuhkan baris perintah internal Windows. Jalankan regedit atau tool seperti RegSeeker dan bersihkan kunci

‘HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\ CurrentVersion\Run’ dari semua entri yang tidak diperlukan seperti biasa. Selanjutnya, klik ‘Start | Run’ dan buka DOS-box dengan perintah berikut.

cmd

Untuk menemukan entri-entri tersembunyi, ketikkan perintah berikut.

reg•query•HKLM\Software\Microsoft\
Windows\CurrentVersion \Run•/s

Jika Anda menemukannya, hapus dengan perintah berikut.

reg•delete•HKLM\Software\Microsoft\
Windows\CurrentVersion\Run\Nilai•tersembunyi

Catatan: Perintah ‘Reg’ menawarkan banyak fungsi yang penjelasannya dapat Anda baca dengan mengetikkan perintah berikut.

reg•/?

4. Percepat download

Dengan SP2, Microsoft telah membatasi jumlah koneksi paralel TCP/IP menjadi 10 buah. Ini memberikan keamanan, tetapi menghambat kerja bursa-tukar. Singkirkan pembatasan ini dengan sebuah patch yang memodifikasi file ‘tcpip.sys’ dan sebuah registry-hack.

Pertama, download ‘EvID4226Patch’ (www.lvllord.de) dan ekstrak file ZIP-nya. Setelah mengklik ganda file EXE yang ada, akan tampak sebuah jendela DOS yang menanyakan apakah Anda ingin meningkatkan batas menjadi 50. Konfirmasikan dengan menekan tombol [Y] dua kali untuk menjalankan patch. Berikutnya, jawab jendela keamanan Windows dengan mengklik ‘Stop’ dan ‘OK’.

Kemungkinan besar, virus-scanner Anda akan melaporkan adanya bahaya karena trojan juga menggunakan teknik yang sama seperti patch ini untuk menyebarkan diri lebih cepat. Abaikan laporan yang muncul dan matikan sementara virus-scanner Anda.

Patch hanya meningkatkan jumlah koneksi yang setengah terbuka (ada dalam waiting-list). Karena jumlah koneksi TCP/IP biasa dibatasi 10, Anda perlu mengubah satu nilai dalam registry. Windows XP memungkinkan penggunaan sampai 16.777.214 koneksi paralel.

Jalankan registry-editor, masuk ke kunci

‘HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Tcpip\ Parameters’.

Buat sebuah nilai DWORD dengan nama ‘TcpNumConnections’ dan beri nilai ‘00fffffe’ (hexadecimal) atau ‘16777214’ (decimal). Setelah restart, tidak ada lagi pembatasan jumlah koneksi.

Matikan yang Tidak Perlu, Percepat Graphics card

5. Matikan fungsi POSIX

Posix memungkinkan penggunaan fungsi-fungsi Unix di bawah Windows—menurut Microsoft tidak lagi didukung sejak Windows XP digunakan. Namun, para pembuat Windows merahasiakan bahwa sebenarnya Posix masih berfungsi di latar belakang. Ia mengkonsumsi resource sistem dan membuka celah keamanan. Melalui registry Anda dapat mematikan Posix.

Jalankan registry-editor dan masuk ke kunci ‘HKEY_LOCAL_ MACHINE\ System\CurrentControlSet\Control\ SessionManager\SubSystems’. Di sana Anda akan menemukan entri ‘Optional’. Di bawah ‘Value’ tercantum teks ‘Posix’ yang berarti layanan ini aktif. Untuk mematikannya, klik ganda entri ‘Optional’ dan hapus kata ‘Posix’. Setelah restart, layanan Posix akan dimatikan.

6. Optimalkan Autoexec

Misalkan Anda ingin menjalankan aplikasi Word bersama Windows. Namun, bila Anda sekadar memindahkan shortcut ‘Word.exe’ ke dalam folder Autoexec, start Windows akan menjadi lambat. Masalah ini dapat diatasi dengan sebuah script VBS yang akan menjalankan aplikasi setelah Windows start. Untuk membuat script, jalankan notepad. Ketikkan perintah berikut.

Option•Explicit
Dim•objshell
Dim•WaktuTunggu
WaktuTunggu•=•30000
WScript.sleep•WaktuTunggu
Set•objshell•=•Wscript.Create
Object(»Wscript.shell«)
objshell.Exec•(»path•ke•file•word.exe«)

Nilai ‘WaktuTunggu’ menentukan kapan aplikasi akan dijalankan. Dalam contoh, Word akan dijalankan setelah 30.000 milidetik atau 30 detik. Pada sistem yang di-setting dengan benar, semua layanan Windows yang relevan akan dijalankan setelahnya. Masukkan path ke ‘Word.exe’ setelah ‘objshell.exec’ dengan tepat dan simpan dengan nama ‘start.vbs’. Tentu saja Anda dapat memasukkan aplikasi selain Word. Jika Anda ingin menjalankan beberapa aplikasi, tambahkan saja perintah objshell.exec lain di bawahnya. Kebanyakan virus-scanner menunjukkan reaksi alergi terhadap VBS-script. Coba klik ganda script yang baru dibuat tadi. Bila Anda mendapatkan laporan dari virus-scanner, ijinkan script untuk dijalankan. Selanjutnya, copy ‘start.vbs’ ke folder ‘Autoexec’. Setelah restart, aplikasi akan dijalankan setelah Waktu Tunggu terlewati, sementara Windows XP dapat langsung digunakan

7. Matikan layanan indeks file

Klik ‘Start | Run’ dan buka jendela ‘Services’ dengan perintah berikut.

services.msc

Klik kanan ‘Indexing Service’ dan pilih ‘Stop’. Anda masih perlu mematikan indeksasi pada setiap partisi. Untuk itu, klik kanan salah satu partisi, misalnya ‘c:\’, lalu buka ‘Properties’. Matikan ‘Index drive for quick file-search’. Dalam dialog berikutnya, beritahu Windows bahwa setting ini berlakun untuk subfolder. Tergantung ukuran hard disknya, proses ini bisa berlangsung cukup lama. Setelah selesai, restart PC.

Untuk pencarian file di komputer anda pergunakan “Google Desktop Search” yang lebih powerfull dibandingkan dengan tool pencari bawaan windows